Anda terlalu menganggap diri anda hebat sampai-sampai anda lupa bahwasanya saya pun sehebat anda. Biarlah saya dibilang arogan, saya cuma tidak ingin anda menginjak-injak saya, padahal saya yang harusnya menginjak perkataan anda (yang walaupun harusnya adalah teman saya) yang telah membuat saya sedikit muak. Selama ini saya cukup tahan, dan sampai sekarang pun tahan dengan berpura-pura menghiraukan ocehan anda yang makin lama terdengar seperti mutan kaktus yang bisa bicara. Pernah anda dengan riuh mengulang perkataan saya penuh penghinaan ketika saya dapat memahami teks tentang nebula dan anti-materi sementara anda tidak, namun anda memang selalu menganggap saya tidak hebat. Kenyataannya bahkan intelijensi anda tak ada separuh intelijensi saya. Biarlah saya dibilang sombong, saya hanya tidak ingin anda jatuh terlalu dalam ke dalam penyesalan kelak ketika anda sadar intelijensi anda tak mampu meluluskan anda dari sebuah instistusi. Saya tidak peduli saya dibilang pendendam karena faktanya dendam saya inilah yang akan menyelamatkan anda dari rasa sakit terhina. Anda pernah menolak sebuah rekomendasi saya dan menghinanya sementara anda tidak tahu apa artinya, dalam hati saya tertawa, tapi saya tidak ingin mengingatkan kebodohan anda saat itu juga. Saya benar-benar menanti saat yang tepat untuk menyadarkan anda, yaitu saat anda jatuh terkapar sekarat oleh rendahnya intelijensi anda yang tidak diimbangi dengan sikap sadar diri. Anda terlalu pongah sebagai teman, dan saya sebagai teman anda tidak akan menjadikan anda teman yang lengkap sebelum anda lihat sendiri apa yang akan saya capai. Semoga anda cepat terjatuh karena saat itulah saya akan menyadarkan anda dari keterpurukan mentalitas anda.
You always consider yourself to be too great to the point that you forget that I was as good as you. Let me say I am arrogant, I just don't want you to trample me, when I was supposed to step on your words (although you ARE my friend) which has made me a little sick. During this time I quite persist, and even now I still persist by pretending to ignore your twaddles who increasingly sound like a talking mutant cactus. You had ever repeated my words boisterously which such disdain when I could understand the text of the nebula and anti-material substance while you couldn't, but you've always thought I was not great. In fact you don't have intelligence even a half of mine. Let me say I am arrogant, I just don't want you to fall too deep into remorse later when you realize that your intelligence can't afford you to pass the institution. I don't care if anybody called me vindictive because in fact my revenge is the only thing that can save you from the pain of being humiliated. You ever rejected a recommendation from me and insulted me while you don't know what that means, in my heart I laughed, but I didn't want to remind you about your foolishness at that time. I really wait for the right moment to bring you, when you lay dying because of your low intelligence which doesn't matched with your self-consciousness. You are too arrogant to be a friend, and I, as your friend won't make you a complete friend before you see what I will accomplish. May you quickly fall because by the time I will force you to realize about your descent mentality.
¡BUENAVENTURA, AMIGO!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar